Distrik 4v4


Gerne : Fantasy, Action, Romance, Family, 18+ |
Credit : GB-Fiction (GremoryBlog)



[-10 Maret 2039-]

#PROLOG~

Dunia semakin lama semakin tua, tetapi peradaban manusia terus berkembang. Bangunan-bangunan semakin menjulang tinggi ke langit, polusi-polusi udara mulai semakin berkurang, pabrik-pabrik mulai menggunakan alat-alat canggih yang sudah semakin maju untuk mengurangi udara kotor hasil dari pekerjaan yang mereka buat. Kendaraan mulai mengalami pengembangan yang sangat signifikan, bentuk-bentuk yang mulai tidak wajar akan tetapi sangat berguna bagi kebutuhan, sementara moda transportari semisal Bus ,Kereta Api, Pesawat, Kapal tidak terlalu berbeda bentuk dengan yang dulu, masing-masing PO masih menggunakan bentuk lama.

Sementara itu, di sebuah gedung perkantoran yang tidak terlalu besar di banding gedung lain, hanya ada 6 lantai. Terlihat karyawan di kantor tersebut sangat sibuk akan aktifitasnya. Bedanya jika di perkantoran biasa, karyawannya akan sangat sibuk di depan komputer, di kantor ini karyawan mereka sibuk akan latihan fisik, Lantai basement parkiran, Lantai 1 layaknya latihan gym, Lantai 2 latihan berenang dan latihan mirip militer, Lantai 3 melatih kemampuan meliputi pengintaian, antiterorisme, bela diri, Lantai 4 melakukan praktek ala UFC, dan Lantai 5 melatih etika bisnis. Jika sudah melewati semua ini barulah mereka siap di pekerjakan. Yap inilah perusahaan bernama Guard.

~~~SFX: Music Sixs Days~~~

Jam menunjukan pukul 07.30, suasana kota Megapolis mulai ramai. Jalan-jalan sudah dipadati oleh lalu lalang orang yang sibuk akan menuju kantor maupun sekolah. Meskipun ramai akan orang dan kendaraan, tetapi jalanan sangat kondusif tidak ada kemacetan berarti sama sekali.

Sementara di Distrik 8 sebuah mobil melaju kencang dengan kecepatan 100km/h. Mobil ini berbentuk futuristik, merupakan pabrikan terkenal merek TYT ( Ilustrasi ). Mobil itu terus melaju kencang menuju suatu tempat sambil berkilak-kiluk menyalib mobil lainya, sampai akhirnya memasuki area gedung 6 lantai dan memarkirkan mobilnya di basement bawah gedung.

Seseorang pemuda usia sekitar 23 tahun keluar dari mobil tersebut. Memakai kemeja hitam dengan 1 strip warna putih di samping kanan dan kirinya, celana jeans hitam yang di padukan dengan sepatu caterpillar coklat lengkap menggunakan kaca mata hitam trendi, dengan rambut hitam acak-acakan membuatnya terlihat keren.

Pemuda itu berjalan menuju lift yang ada di basement,memasuki lift tersebut dan menekan tombol menuju lantai 2.

~~~SFX : Music I See Fire~~~

Sebuah mobil F 015 Luxury in Motion pabrikan BENZT ( Ilustrasi - Ilustrasi ) , mobil futuristik tanpa supir ini melaju dengan kecepatan standar mobil mumpuni dengan teknologi eye-tracking dan gesture yang terdapat di panel Dahsboardnya.

"Jadi.. Ayah.. Apakah kita harus ke Distrik 8? Aku kira kita akan liburan ke kota megapolis.!" kata perempuan berumur 19 tahun sambil cemberut manyun kepada ayahnya, sambil memainkan game perang.

"ya., karna ayah mulai sibuk akhir-akhir ini.. Jadi ayah akan menyewa pengawal untukmu.." kata sang ayah tenang sambil meminum kopi, beberapa kali mengatur kecepatan mobil F 015 Luxury yang di kontrol kecepatanya lewat smartphone.

"sudah kubilang ayah, aku tidak butuh pengawal.. Lagi pula ada Maid dan teman-temanku.." kata perempuan berambut coklat itu dengan mata berwarna oranye agak kemerahan.

"Teman? Genk-Mu? Heh?- kau ini perempuan? Cobalah bersikap anggun.. Kau ini, malahan penampilan seperti berandalan begini.. Beda dengan mendiang Ibumu" kata sang ayah, meski nada bicaranya agak lembut? Tapi kata-katanya sangat menusuk.

"Hmp!" hanya tanggapan kesal dari perempuan itu dan meletakan tablet gamenya. Lalu melihat keluar jendela mobilnya.

Mobil itupun memasuki sebuah gedung 6 lantai, dan terus melaju ke lantai bawah basement parkir.

"Haahh.... Kita sudah sampai. Kau mau ikut atau mau menunggu di mobil?" tawar ayahnya.

"...."

"baiklah, jangan kemana-mana.." kata ayahnya, lalu keluar dari mobil menuju gedung dengan nama Guard Company.

~~Lantai 2-Guard Company~~


"Yoo.. Kurus kering." sapa pemuda berumur 23 tahun pada seseorang bertubuh kekar ,botak berkisar 35 tahunan di depannya sambil melepaskan kaca mata hitamnya.

Pria bertubuh kekar yang mendengar suara dari belakangnya lantas berbalik dan menatap pemuda yang tadi memanggilnya kurus kering dengan sangar, namun kemudian berubah menjadi senyuman hangat.

"Yo.. Anti Klimax.." sapa pria kekar itu.

"bagaimana kabarmu setelah liburan ke Megapolis?" lanjutnya.

Kedua laki-laki itupun berjalan menuju kursi yang di sediakan disana dan melanjutkan perbincangan.

"haahh... Aku malah khawatir, jika para calon Bodyguard disini akan malas-malasan jika mereka di latih olehmu." kata pemuda itu sambil melihat para calon Bodyguard berlatih.

"ck, kau ini.. Lagi pula siapa yang melatihmu terlebih dahulu? Huh- Meskipun nilaimu diatasku." kata pria kekar itu.

Setelah itupun mereka berdua tertawa renyah. Sampai tawa itu terhenti sang Pria menatap serius pemuda disampingnya.

"Jadi.. bagaimana? Apakah 'dia' ada di Kota Megapolis?" tanya Pria kekar itu.

"Hm. Belum, aku tidak menemukan informasi tentang 'dia' di sana.." jawab pemuda itu menatap langit-langit gedung ini.

"....."

Seorang wanita sexy berumur 28 tahunan mengenakan setelan jas berwarna hitam dipadu dengan kemeja merah dan rok mini, terlihat membawa beberapa berkas dam berjalan kearah mereka berdua. Sesampainya dihadapan mereka berdua.

"Kolonel, Bos memanggilmu.." kata wanita itu pada pria kekar yang tengah duduk dihadapanya. Sampai ia melirik pada pemuda disamping pria kekar itu, sementara yang dilirik malah mendapati sinyal bahaya.

"Waaa.. Kau sudah pulang adikku tersayang..." kata wanita itu sambil memeluk pemuda yang sendari tadi waspada, sementara pemuda yang dipeluk mukanya sudah memerah karna mukanya berada diantara 2 gunung kembar.

Sementara Pria kekar yang tadi dipanggil Kolonel membereskan berkas-berkas yang terjatuh berserakan dan menggelengkan kepalanya.

"Oy.. Oy.. Mayumi.. Lepaskan pelukan menakutkanmu dari Zoft.. dan beralihlah memelukku'." kata Kolonel sembari tersenyum.

"heh? Apa aku menakutimu adikku? Dan juga Memelukmu? Tidak akan.." jawab wanita yang dipanggil Mayumi. Sedangkan pemuda yang dipanggil Zoft masih dengan wajah memerah -kaku.

"haahh.. Sudahlah.. Ayo Zoft temani aku bertemu atasan, lagi pula sudah 8 bulan kau tidak bertemu atasan.." kata Kolonel sembari mengajak Zoft, sedangkan Zoft yang sudah kembali normal langsung mengekor dibelakang Kolonel.

~~~Kantor Atasan Guard Company~~~

Di dalam ruangan yang cukup luas berkisar 10x8 m. Terdapat 2 orang laki-laki yang tengah berbincang sembari bercanda sedikit terlihat mereka sangat akrab.

"Jadi.. Kau akan ada uji sampel di kota Metropol." kata Pria berumur 40 tahunan yang mengenakan setelan Jas abu-abu.

"yap.. Akan ada penemuan robot penting yang masih dalam pengembanganku.." jawab Pria yang berumur sama tetapi mengenakan setelan Jas hitam.

"huh? Robot apalagi yang akan kau ciptakan? Lagi pula Robot buatanmu sudah banyak yang berguna" tanya Pria itu pada Pria disebelahnya.

"hahaha.. kau akan tau nanti Fred," jawabnya.

"kau selalu membuatku penasaran Nomy." kata Pria bernama Fred yang mengenakan setelan Jas abu-abu.

Sedangkan Pria yang bernama Nomy hanya tersenyum.

~~SFX : Ketukan Pintu "Tok Tok"~~

"Silakan masuk.." kata Fred.

Masuklah dua orang laki-laki berbeda umur dan perawakan.

"O-.. Teryata Kolonel dan... Zoft ternyata kau sudah kembali dari liburan singkatmu." kata Fred.

"Jadi ada apa Fred." kata Kolonel singkat.

"Hm.. Kau tidak berubah Kolonel, Karna ada Zoft disini aku akan langsung saja to the point.. Kalian lihat Pria disebelahku ini? Pasti kalian sudah mengetahuinya." kata Fred sambil menunjuk Pria berumuran sama dengannya.

Terlihat Kolonel dan Zoft memperhatikan Pria disebelah atasan mereka. Keduanya serempak mengatakan "Prof. Nomy".

"Baguslah jika kalian sudah mengetahuinya. Dia ingin menyewa Jasamu Kolonel, dan sangat bagus sekali Zoft ada disini." kata Fred.

Keduanyapun langsung bersikap siap dan tegap dengan pandangan lurus kedepan.

"Baiklah...

~~~SFX : Music Warning~~~

2 buah mobil futuristik melaju beriringan dengan kecepatan standar. Distrik demi Distrik dilewati, 8 jam mereka berkendara tanpa henti. sampailah mereka memasuki Distrik 4.

Distrik 4 ( Ilustrasi ) , Distrik yang sangat Asri dibanding Distrik lainnya. Sampah tidak ada yang berserakan di jalan. Maka sangat patut menduduki peringkat 2 Distrik terbersih di Megapolis.

Sampailah 2 mobil futuristik itu memasuki sebuah rumah megah yang menggunakan sebagian bahan matrial kayu. Halaman yang sangat luas, seluas lapangan sepakbola. Itu baru Halamannya! Bayangkan rumahnya!

"Huh.. Jadi ayah akan ke Kota Metropol sekarang?" kata perempuan yang baru saja keluar dari mobil futuristik pabrikan BENZT itu pada ayahnya yang berada di dalam.

"Yaa, tenang saja ayah sudah memperkejakan bodyguard untukmu." jawab sang ayah santai.

"Hmp! Tapi aku tidak mau ada bodyguard untuk menjagaku! Jika sudah selesai dengan pekerjaanmu aku ingin liburan ke Megapolis!" kata perempuan itu kesal lalu berjalan memasuki rumah megahnya.

"Haahh.. Bahkan tidak ada pelukan selamat jalan untuk ayah.." kata ayah memijit jidatnya. Sampai 2 laki-laki mendekati mobilnya.

"Jadi.. Prof. Nomy bagaimana sekarang?" tanya salah satu laki-laki itu yang ternyata Kolonel.

"Hm.. Ah ia., Kolonel masuklah ke Mobil kau ikut bersamaku ke Metropol dan kau Zoft pantau terus anakku jika ada gerak-gerik mencurigakan anakku cegah dia keluar rumah." kata Prof. Nomy, sementara Kolonel dan Zoft menurut saja. Mau gimana lagi sekarang ia Majikan mereka.

Kolonelpun memasuki mobil, mobil itupun kemudian melaju meninggalkan rumah megah itu. Sementara Zoft menghela nafas.

"oke, pertama bekerja setelah sekian lama, malah jadi pengasuh anak puber.." kata Zoft memasuki rumah megah itu, dengan lesu.



NOTE : MERK/JENIS KENDARAAN AKAN DISELEWENGKAN DIKIT. KOTA IMAJINASI. TERIMA KASIH TELAH MEMBACA CERITA KAMI.